• images

    Pansus II bahas Raperda tentang penyelenggaraan cadangan Pangan Pemerintah Daerah

    TANA Paser, 24/ 5/2021, Bertempat diruang bapekat sekretariat DPRD Paser, di gelar rapat dengar pendapat Pansus Raperda ll DPRD Kab. Paser dengan perangkat Daerah Kab. Paser dan Pihak yang berkepentingan dalam rangka membahas Raperda Kab. Paser tentang penyelenggaraan cadangan Pangan Pemerintah Daerah. Rapat dipimpin wakil ketua Pansus Raperda Sri Nordianti, diikuti anggota Pansus Raperda lainnya H Hendrawan Putra, Basri M, Budi Santoso. Rapat di hadiri Asisten bidang Ekonomi Ina Rosana beserta Kadis ketahanan pangan dan, kadis pertanian dan Koltikultura, perwakilan Bulog, bagian Hukum Pemkab Paser, Bapedda forum KTNA, penyuluh pertanian. Pembahasan hari ini yang mana didalam ketentuan pasal 20 ayat 1 peraturan pemerintah no 17 tahunn 2015 tentang ketahanan pangan dan gizi perlu menetapkan peraturan daerah tentang penyelenggaraan cadangan pangan pemerintah daerah. Sri Nordianti berharap didalam pembahasan pembahasan Raperda pada hari ini bisa mendapat banyak masukan dan pendapat dari Stake holder yang hadir pada hari ini, tentunya menyesuaikan apa yang telah menjadi visi dan visi misi bupati untuk mewujudkan perekonomian daerah yang mandiri dan berdaya saing. Yang apalagi kita nantinya akan menjadi penyangga dari ibukota negara nantinya dan kita pastinya akan mempersiapkan ketercukupan cadangan pangan didaerah kita. Dan kami berharap agar Raperda yang di bahas ini tentunya akan menjadi perda yang bermanfaat untuk kesejahteraan masyarakat kabupaten Paser. Untuk diketahui bahwa rapat hari ini merupakan inisiatif dari pemerintah, pada rapat hari kita banyak masukan dari OPD dan para kelompok tani tentang susahnya memasarkan hasil panen mereka jadi nanti kami berharap di Raperda ini dan hasil dari Raperda ini bisa menyelesaikan masalah masalah yang terjadi apa apa sih yang menjadi kendalanya dikabupaten Paser, seperti tadi kita dengar sendiri dari ketua Gapoktan ( gabungan Kelompok Tani ) ternyata mereka terkendala susahnya memasarkan hasil panen, Apa sih supaya,, Petani ini semangat bertani itu bagaimana sih? Takutnya kalau kita tidak menyemangati petani kita malah susah, bisa bisa petani kita beralih fungsi mencari pekerjaan lain. Dan alhamdulillah menurut keterangan pada rapat hari ini beras kita Surplus dikabupaten Paser ini, tapi kita tidak tahu data real nya kita Surplus karena apa? Apa karena kita mengurangi konsumsi kita terhadap beras tersebut atau bagaimana tentunya itu yang kita tanyakan supaya data data yang didapat ini bisa ril, kita sangat berharap dari Pansus dua ini supaya.. Pertemuan yang berikutnya bisa membahas pasal perpasal agar Raperda setelah disah kan bukan hanya sekedar menjadi peraturan daerah semata, namun harus syarat akan maafaat buat cadangan pangan masyarakat kita, tandas Sri optimis.(humasisma)


    TAG

    Tinggalkan Komentar