• images

    Penyampaian penjelasan Nota Keuangan terhadap rancangan peraturan daerah Raperda tentang perubahan anggaran pendapatan dan belanja daerah APBD kab. Paser Tahun anggaran 2021

    Tana Paser, DPRD Kab. Paser menggelar rapat paripurna ke tiga puluh masa persidangan pertama tentang Penyampaian penjelasan Nota Keuangan terhadap rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang perubahan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) kab. Paser Tahun anggaran 2021, Kamis ( 30/9 ) pada pukul 10.00 wita bertempat di Ruang paripurna baling seleloi Gedung Sekretariat DPRD Kab. Paser.

    Rapat ini dipimpin oleh Hendra Wahyudi didampingi Abdullah dan Fadly Imawan sebagai Wakil Ketua DPRD Kab. Paser dihadiri oleh Forkopimda, dan Anggota DPRD Kab. Paser,kegiatan ini dilaksanakan dengan tetap mengikuti protokol kesehatan. dalam rapat paripurna ini Bupati Kab. Paser dr. Fahmi Fadli menyampaikan terkait nota keuangan rancangan perubahan APBD 2021. Disusun berpedoman pada perubahan RKPD, perubahan KUA dan perubahan PPAS 2021 yang telah disepakati dengan DPRD Kab. Paser.

    Pemerintah Kabupaten Paser menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Anggota DPRD, khususnya Badan Anggaran DPRD Kabupaten Paser dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah Kabupaten Paser yang telah bekerja ekstra keras sehingga Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Paser Tahun Anggaran 2021 dapat diselesaikan. Adapun target kinerja pembangunan kab. Paser tahun 2021, Pertumbuhan Ekonomi pada tahun 2018 – 2019 sebesar 3, 97 % dan pada kurun waktu tahun 2019– 2020 pertumbuhan ekonomi kab.Paser sebesar – 2, 77 % , Indeks Pembangunan Manusia (IPM) pada Tahun 2020 sebesar 72,04 turun sebesar 0,25 poin dari Tahun 2019 sebesar 72,29, Tingkat Kemiskinan, pada Tahun 2020 sebesar 9.23% naik dari Tahun 2019 sebesar 8,95%, Tingkat Pengangguran Terbuka Kabupaten Paser Tahun 2020 sebesar 4,52%, naik dari Tahun 2019 sebesar 4,38%. Secara umum anggaran pendapatan Pada tahun anggaran 2021, total pendapatan yang direncanakan sebesar 1 triliun 720 miliar 789 juta rupiah, mengalami kenaikan sebesar 389 miliar 363 juta rupiah, sehingga total pendapatan menjadi sebesar 2 triliun 110 miliar 152 juta rupiah Pendapatan Asli Daerah sebesar 128,04 miliar rupiah lebih mengalami kenaikan menjadi 165,49 miliar rupiah lebih atau naik sebesar 37,45 miliar rupiah lebih yang berasal dari Pajak Daerah,Retribusi Daerah, Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah Yang Dipisahkan, Lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang Sah. Bagian pendapatan yang berasal dari pendapatan transfer Jumlah pendapatan yang bersumber dari Pendapatan Transfer direncanakan sebesar 1,54 triliun rupiah lebih, mengalami kenaikan menjadi 1,89 triliun rupiah lebih atau naik sebesar 351,91 miliar rupiah lebih. Rincian pendapatan yang bersumber dari pendapatan transfer terdiri dari, Pendapatan Transfer Pemerintah Pusat, Pendapatan Transfer Antar Daerah. Kemampuan Fiskal Pemerintah Daerah untuk membiayai belanja pada perubahan anggaran 2021 adalah sebesar 2 triliun 638 miliar 594 juta 789 ribu 175 rupiah. Besaran tersebut meningkat dari APBD 2021 murni yang sebesar 1 triliun 920 miliar 789 juta rupiah.

    Untuk penanganan Covid dianggarkan 8 persen dari DAU sekitar 30 miliar dialokasikan pada RSUD dan Dinas Kesehatan. Sejak tahun lalu pula, oleh Pemerintah Pusat, kita diwajibkan melakukan skala prioritas terhadap penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi.

    Rapat paripurna diakhiri dengan penyerahan secara simbolis Nota Keuangan Raperda tentang Perubahan APBD Kabupaten Paser Tahun Anggaran 2021 oleh Bupati kepada pimpinan DPRD Kabupaten Paser Selanjutnya terkait rapat paripurna penyampaian Nota Keuangan Raperda tentang Perubahan APBD Kabupaten Paser Tahun Anggaran 2021 menjelaskan bahwa nota yang telah diserahkan tersebut akan dipelajari dan koreksi, ketika mungkin memberikan masukan-masukan, kita melihat hal-hal yang memang tidak urgent tetapi terakomodir disana, tutup hendra wahyudi. (humasjefri)


    TAG

    Tinggalkan Komentar