• images

    Percepatan Kemitraan Petani Pekebun Komisi III Memfasilitasi RPD FPKS

    TANA PASER – Harga jual Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di Kabupaten Paser belum membaik. Agar harga jual TBS kelapa sawit tidak dipermainkan oleh pengumpul, petani kelapa sawit Kabupaten Paser yang tergabung dalam Forum Petani Kelapa Sawit (FPKS) mendorong percepatan kemitraan petani pekebun dengan perusahaan atau Pabrik Kelapa Sawit (PKS). Hal ini seperti disampaikan Ketua FPKS Kanisius Tereng dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang difasilitasi Komisi III DPRD Paser, Senin (11/11). RDP yang berlangsung di ruang rapat pimpinan DPRD Paser dipimpin Wakil Ketua DPRD Paser H Fadly Imawan. “Kami meminta difasilitasi RDP ini dengan harapan bisa mendorong percepatan kemitraan petani pekebun dengan PKS,” kata Kanisius dalam RDP yang dihadiri Asisten Ekonomi Setda Paser Hj Ina Rosana, Kabid Perkebunan pada Distan Paser M Gunawan dan pejabat OPD lainnya. RDP juga dihadiri Wakil Ketua Komisi III Basri M, Sekretaris Komisi III Hj Dian Yuniarti dan Anggota Komisi III lainnya. Seperti Umar, Budi Santoso dan Sabilar Rusdi. Pada kesempatan itu, Asisten Ekonomi Setda Paser Hj Ina Rosana mengatakan bahwa Pemkab Paser telah mengupayakan petani pekebun bermitra dengan PKS. Karena kemitraan memerlukan proses, sehingga Ina berharap petani pekebun Paser tetap memperjuangkan kemitraan ini. Terhadap hal ini, Wakil Ketua DPRD Paser H Fadly Imawan mengatakan proses percepatan kemitraan sangat bergantung pada tim percepatan kemitraan petani kebun dengan PKS, tim yang dibentuk Pemkab Paser yang melibatkan petani-petani kelapa sawit, perusahaan dan OPD terkait. “Saya kira percepatan kemitraan petani perkebun dengan perusahaan akan cepat membuahkan hasil, apabila terbangun komunikasi dan sinergi dalam tim percepatan kemitraan petani pekebun, terutama dalam mencarikan solusi terhadap kendala-kendala yang menghambat percepatan kemitraan ini,” kata Fadly Imawan jelang RDP ditutup.(humasrian)


    TAG

    Tinggalkan Komentar