• images

    RDP Lanjutan Pansus IV DPRD Kab. Paser Dengan Pimpinan PT.BPD Kaltimtara

    Tana Paser, DPRD Kab. Paser Menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) Lanjutan Pansus IV DPRD Kab. Paser Dengan Pimpinan PT.BPD Kaltimtara diruang Rapat Pimpinan kantor DPRD Kab Paser Dalam Rapat Tersebut Dihadiri Oleh Wakil Ketua DPRD Kab Paser H.Abdullah Dan dipimpin Langsung Oleh Ketua Pansus IV Hendrawan putra dalam rapat tersebut turut hadir anggota pansus IV Basri, dan Hamransyah beserta dengan perangkat daerah yaitu Kabag Hukum,Kabag Perekonomian,Kabid Anggaran dan beserta staf beserta Pimpinan PT Bankaltimtara Bapak Yudhi Susatyo . Dalam rangka membahas Rapat Dengar Pendapat Lanjutan Pansus Raperda IV DPRD Kab.Paser Dengan Pemerintah Daerah Kab Paser dan Pimpinan PT.BPD Kaltimtara dalam Rangka Membahas Raperda perubahan Perda No 14 tahun 2016 tentang pembentukan dan susunan perangkat daerah dan Tentang Penambahan Penyertaan Modal Pemerintah Daerah pada PT Bankaltimtara , Senin (15/11/22). Hendrawan Putra Mengatakan Hari ini kita telah melaksanakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) Lanjutan Pansus IV DPRD Kab. Paser Bersama Dengan Pimpinan PT.BPD Kaltimtara diruang Rapat Pimpinan kantor DPRD Kab Paser ,Rapat ini berkaitan erat dengan tugas dan peran Anggota DPRD dalam Pengawasan Keuangan Daerah dan pengawasan lainnya . Raperda penyertaan modal Pemerintah daerah ke PT banklatimtara yang mana penyertaan modal Pemerintah daerah tersebut Sesuai dengan sk Permendagri tentang pengangkatan bupati ditambah dengan masa jabatan sekitar 4 tahun Penambahan penyertaan modal Pemerintah daerahPada tahun 2021 sekitar Rp 35.500.000.000 (Tiga Pululuh Lima milyar lima ratus ribu rupiah) sehingga jumlah penyertaan modal Pemerintah kab. Paser kepada bank dalam bentuk investasi sejak Tahun 1997 sampai dengan tahun 2024 adalah sebesar Rp 178.065.000.000 (seratus Tujuh puluh delapan milyar enam puluh lima juta rupiah), Seperti yang dijelaskan ujar Kabid Anggaran Ali Nour Muhammad sebagaimana yang dimaksud dianggarkan sebesar Rp. 7.500.000.000 (tujuh miliar lima ratus juta rupiah) per tahunnya, pada dasarmya saya menyetujui tentang penyertaan modal sampai Rp 22.500.000.000 tetapi mengingat Pemerintah daerah ingin mengajukan Pinjaman sebesar Rp 600.000.000.000Sehingga harus menyesuaikan kemampuan keuangan daerah. Ada masukan juga dari beberapa angota seperti Basri dan Hamransyah mengenai masa pembuatan Perda per tahun atau pun per tiga tahun, Kita perlu menambahkan pasal defiden peruntukan pertanggungjawaban apa untuk laporan pertanggungjawaban keuangan pa bupati setiap tahun-nya ,kita perlu juga dalam pengawasan ya kita sudah harus memprediksi juga force mager yang ada jika ada kejadian yg tidak terduga baik bencana alam atau apa pun di tahun mendatang .dikarenakan ini adalah uang rakyat yg mana kontrol pengawasan sesuai tupoksi kami dapat berjalan dalam pengawasan keuangan DPRD yg saya harapkan tujuanya setiap tahun pengawasan keuangan daerah ini menjadi pertahun dengan harapan dapat terarah dan didalam klosul pembuatan Perda tersebut item item dalam perda lebih terperinci agar lebih jelas dan terarah seperti yg dijelaskan pa Amran dan Basri dengan ada nya pasal yg jelas dapat memperjelas tupoksi DPRD sesuai dengan tugas pengawasan keuangan DPRD kabupaten Paser tentunya.Kata Hendra H.Abdullah Wakil ketua DPRD Menambahkan Tentang kewenangan pemkab Paser tentang penambahan penanaman modal Apa kewanangan kab Paser terhadap bank Kaltimtara dalam dibuatnya perda ini dalam penambahan modal pemerintah daerah Dengan ada nya penanaman modal ini dapat menimbulkan kepada masyarakat bahwa bank kaltimtara ini ada di masyarakat berperan penting dalam pembangunan kab Paser Untuk menunjang target bank kaltimtara dalam memenuhi peringkat bank Kaltim kab Paser lebih meningkat tapi harapan saya juga harus adanya program program untuk masyarakat baik UMKM pertanian atau perikanan.(humasfadyl)


    TAG

    Tinggalkan Komentar