• images

    DPRD Kab. Paser menggelar rapat koordinasi pembahasan Batas wilayah kabupaten Paser dengan Kabupaten Penajam Paser Utara PPU

    Tana Paser, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD ) Kab. Paser menggelar rapat koordinasi pembahasan Batas wilayah kabupaten Paser dengan Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), menindak lanjuti hasil rapat pembahasan pertigaan batas antara kab. Paser dengan Kab. PPU dan Kutai Barat secara virtual pada tanggal 16 september 2020, yang dihadiri oleh pemprov kaltim, pemkab Kutai barat, pemkab Paser, pemkab PPU Dittop TNI AD, badan informasi geospasial, Biro Hukum setjen kemendagri dan Ditjen Bina Administrasi kewilayahan, Pemerintah kab. Paser melakukan analisa penarikan garis batas, Senin ( 5/10 ) Dalam hal ini dihadiri oleh gabungan Komisi DPRD kab. Paser, Sekretaris Daerah, Asisten, Sekretaris DPRD Kab. Paser, Camat Long Kali, dengan Pjs. Kepala Desa Toyu. Permasalahan yang muncul adalah adanya wilayah Desa Muara Toyu seluas ± 30.000 Ha yang diklaim oleh Pemkab PPU berdasarkan undang – undang No 7 Tahun 2002 tentang pemekaran Kab. Penajam Paser Utara, hamransyah mewakili Komisi I sangat mengapresiasi kegiatan ini menjelaskan bahwa dukungan politis kita akan dilakukan dengan cara pembentukan Pansus agar penyelesaian ini bisa tercapai secara menyeluruh. Hendra Wahyudi menjelaskan karena persoalan ini menyesuaikan prosedur atau arahan dari pemerintah pusat bahwa adanya pembahasan dari tingkat bawah yang mana masyarakat desa Toyu yang sangat berperan dan menginginkan bahwa wilayah desa Toyu tetap menjadi bagian dari kabupaten Paser dan dari itu harus adanya pemahaman yang sama dari masyarakat adat serta pemerintah kab. Paser. Setelah rapat di DPRD Kab. Paser Pemerintah kab. Paser beserta dinas terkait akan menggelar rapat dengan pemangku adat desa toyu untuk mencari titik temu masalah perabatasan ini sehingga bisa mencapai kesepakatan bersama antara kabupaten Paser dan Kabupaten Penajam Paser Utara.(humasjefry)


    TAG

    Tinggalkan Komentar