images

DPRD Paser memanggil PT KCI Pasca Kecelakaan Tambang di Kabupaten Paser

TANA PASER – Setelah Mengunjungi Dirjen Mineral Dan Batu bara Gabungan Komisi DPRD Kab Paser Menggelar RDP (Rapat Dengar Pendapat) Pasca Kecelakaan Tambang di site PT Kendilo Coal Indonesia (KCI ) di ruang rapat Bappekat DPRD Paser, Kamis (23/6/22). Rapat yang dipimpin Ketua DPRD Paser Hendra Wahyudi dihadiri juga Anggota yang tergabung dalam gabungan komisi DPRD kab Paser yaitu Hendrawan Putra, Ihkwan Antasari,M.Jarnawi ,M Saleh,Abdul azis, Hamransyah, Rahmadi,Yairus Pawe,,Supian,Fathur Rahman, H lamaludin, Ramlie S Bhakti,Umar,Indra Pardian, dan ahmad Rafi’i . Hadir pula Usma Kabbag Disnaker Sekkab Paser Mewakili Asisten Perekonomian dan pembangunan,Kapolres Paser,Kadis Transmigrasi,Tenaga kerja dan ESDM Kab Paser Kab Paser, kadis Perhubungan Kab Paser,Managemen PT KCI ,,Kepala Teknik Tambang PT. KCI , Inspekture Tambang , Kadis DLH,Kadis Perhubungan Provinsi Kaltim,Kabag Protokol Dan Komunikasi Pimpinan,Camat Kuaro,Lurah Kuaro, LAP, Aliansi Peduli Tambang,DPP LPAP, Paser Bekerai, DPC Gepak . Meskipun telah menunaikan haknya kepada ahli waris dan mediasi berjalan secara damai, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) banyak mengeluhkan safety dan operasional perusahaan yang kini izinnya dari PKP2B beralih menjadi IUPK itu. DPRD Kabupaten Paser memanggil PT Kendilo Coal Indonesia (KCI) pasca insiden meninggal dunia karyawan sub kontraktornya PT Paser Buen Kesong (PBK) di lokasi kerja. Hendra Wahyudi Selaku Pimpinan Rapat Menyampaikan sesuai dengan rapat Badan Musyawarah DPRD Kabupaten Paser yang mengacu Pada tugas dan fungsi DPRD sebagai legislasi , pengawasan dan Anggaran maka hari ini dijadwalkan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan PT Kendilo Coal Indonesia (KCI) dan Para OPD terkait . "Kami harap ke depan tidak ada lagi peristiwa serupa. Makanya kami juga meminta kepada Dinas ESDM Provinsi melakukan evaluasi dan pemeriksaan Secara Menyeluruh pada kelengkapan alat keselamatan kerja PT KCI ,"kata Hendra Ketua Paser Bekerai Syukran Amin menyampaikan kejadian kecelakaan kerja di konsesi PT KCI Kita merupakan kejadian serius. Masyarakat mendesak adanya investigasi. "Banyak saudara kami bekerja di sana. Jangan sampai kejadian serupa tidak ada tanggung jawab jelas," kata Syukran Kejadian ini kata dia harus jadi cermin besar buat daerah. Pemerintah memang punya kewenangan administrasi, tapi di daerah masyarakat dan pemerintah punya kewenangan sosial. "Jika tidak ada kepastian, hentikan saja dulu aktivitasnya sampai Pihak Dari KCI dapat menunjukan data administrasi hasil investigasi dari Kementerian ESDM yang sah," ujar nya Muhammad Saleh menegaskan jika tidak ada itikad baik dan keterbukaan dari KCI, lebih baik masyarakat segera memportal aktivitas saat ini. Pasalnya jelas melanggar aturan melintas di jalan nasional dan kabupaten angkutannya. Dari yang seharusnya menggunakan jalan hauling sendiri. Bahkan keluhan angkutan PT KCI ini sampai ke Kabupaten Tabalong Kalsel tetangga kita di kota Tanjung. "Jangan sampai jalan negara di wilayah PaserMenjadi rusak karena muatan batu bara yang bukan fungsinya," Ujar politikus PDIP itu. Pjs Kepala Teknik Tambang PT KCI Sukono mengatakan sudah ada investigasi dari Kementerian ESDM terkait kecelakaan. Pihaknya juga akan melakukan perbaikan sampai waktu yang telah ditentukan. Audit internal pun telag dilakukan sejak 2021. "Terima kasih atas kritik semuanya. Kami akan koordinasi ke Kementerian ESDM lagi dan sampaikan ini semua ke manajemen," kata Sukono. Ketua DPRD Paser Hendra Wahyudi mengatakan akan ada hearing lanjutan dengan memanggil pihak terkait yang berwenang. Termasuk pejabat Kementerian ESDM. Pihak KCI diminta terbuka menyampaikan hasil investigasi dari Kementerian ESDM kepada LSM maupun masyarakat. "Serta permintaan data dari masyarakat, instansi teknis di daerah dan DPRD mohon diakomodir. Mulai dari dokumen Amdal hingga syarat melintas angkutan batu baranya di jalan negara aturan-aturan atau kewenangan maupun batasan harus dilakukan secara tegas agar tidak terjadi lagi masalah serupa," Tutup Wahyudi. (humasfadyl)


TAG

Tinggalkan Komentar