images

Dualisme Pengelola Pasar Desa Pait, DPRD Paser Carikan Solusi

Tana Paser - DPRD Paser melalui gabungan komisi menggelar RDP (Rapat Dengar Pendapat) serta mencoba mencarikan solusi jalan terbaik terkait dengan dualisme Pengelolaan Pasar Desa Pait antara Pemerintah Desa Pait dengan pihak pengelola pasar lama yang dalam hal ini di ketuai oleh Ahmad Sahli, Kamis (19/3/2022) yang digelar diruang rapat Bapekat DPRD Paser.

Pimpinan rapat, Wakil Ketua DPRD Paser Fadly Imawan mengatakan  mengapa hal ini bisa berlarut-larut sampai dengan sekarang karena seingat beliau hal ini sudah pernah dirapatkan oleh pengurus lama dan pengurus baru serta instansi terkait yang difasilitasi Pemerintah Daerah serta dihadiri oleh Sekda pada saat itu, tapi sampai sekarang titik temu permasalahan ini masih belum selesai. Hal ini juga dipertanyakan oleh anggota DPRD yang hadir dalam RDP ini. Kepala Desa Pait, Faisal Ridwan berdasarkan SK Camat Long Ikis Tahun 2020 yang ditunjuk sebagai kepala pengelola pasar desa pait yang baru mencoba menjelaskan kronologis dari awal permasalahan dualisme ini bisa terjadi. "Persoalan ini awal mulanya sejak adanya SK Penjabat Bupati Paser Tahun 2016 tentang pencabutan SK Camat Long Ikis No. 35/KEC-LI/2012, yang mana pengurus pasar lama sudah tidak dapat mengelola pasar desa pait berdasarkan SK Bupati tersebut". Ujar Faisal. "Lalu terbitlah SK Camat Long Ikis No. 44 Tahun 2020 yang salah satu poin dari SK tersebut berbunyi bahwa Kepala Desa Pait ditunjuk sebagai Pengelola Pasar Pait sehingga kami merasa mempunyai hak dalam pengelolaan pasar desa pait tersebut, tetapi dari pihak pengelola pasar yang lama menolak SK Camat tersebut karena mereka merasa tidak dilibatkan dan di akomodir dalam kepengurusan atau pengelolaan pasar desa pait ini, sehingga saya meminta untuk digelarnya RDP ini agar persoalan ini bisa mendapatkan solusi terbaik serta mendapatkan masukan dari stake holder yang hadir pada saat ini", Kata Faisal melanjutkan.

Setelah panjang lebar Kades Pait menjelaskan, anggota DPRD Budi Santoso mencoba menawarkan kepada kedua pengurus pasar pait, baik yang baru maupun yang lama agar bisa bergabung menjadi satu organisasi seperti yang sudah disepakati bersama dalam rapat 19 Maret 2021 yang lalu sehingga hal ini tidak berlarut-larut.

Kedua pihak harus legowo, singkirkan ego masing-masing dan berbesar hati dalam mengelola pasar pait ini karena ini demi kemajuan perekonomian desa pait itu sendiri. "Saya mau RDP ini menghasilkan kesepakatan dari kedua pihak serta kalau perlu dibuatkan Berita Acara kesepakatan dan ditandatangani kedua belah pihak sehingga masalah ini bisa clear dan tidak ada lagi menjadi sengketa diantara kedua belah pihak dan segera laporkan berita acara tersebut kepada Bupati", tegas Budi.

Hal senada juga disampaikan oleh Hamransyah anggota DPRD yang hadir dalam RDP ini bahwa inti dari permasalahan ini harus ada kata sepakat antara pengelola pasar yang lama dan pengelola pasar yang baru untuk bersama-sama mengelola pasar ini dalam satu organisasi yang baru. "Kita harus fair, jangan karena ada penunjukan pengelola pasar yang baru, pengelola yang lama kita lupakan.

Jasa mereka juga harus kita apresiasi karena setahu saya merekalah perintis pertama pasar desa pait tersebut", Kata Hamransyah. "Terkait dengan SK yang masing-masing pihak pengelola pasar pegang sebagai dasar mengelola pasar saya rasa itu hanya urusan administrasi saja, bisa dicabut dan dibuatkan SK yang baru yang didalamnya memuat orang-orang dari pengelola pasar yang lama dan yang baru dalam satu wadah organisasi sehingga tidak ada lagi dualisme dan tolong Pak Camat dibantu oleh Dinas Perindagkop & UKM segera mengakomodir hal ini dan laporkan kepada Bupati melalui Bapak Asisten yang hadir", ucap politikus Gerindra ini.

Dalam RDP kali ini di ikuti oleh anggota DPRD diantaranya Fadly Imawan, Hamransyah, Abd. Azis, M. Saleh, Budi Santoso, Edwin Santoso, H. Hendrawan Putra, Yairus Pawe dan Basri, sedangkan pihak yang diundang yaitu Asisten II, Disperindagkop & UKM, Bapenda, Camat Long Ikis, Kapolsek Long Ikis, Satpol PP, Kades Dan BPD Pait serta Ahmad Sahli dkk. (Humas_AgusZul)


TAG

Tinggalkan Komentar