images

Perjelas encleve(Daerah Kantong) cagar alam, sejumlah Anggota DPRD Paser yang tergabung dalam. gabungan komisi DPRD Paser gali informasi ke kementerian lingkungan hidup dan Kehutanan

Gabungan Komisi Sambangi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan

Tana Paser - Perjelas encleve(daerah Kantong)  cagar alam, sejumlah Anggota DPRD Paser yang tergabung dala. gabungan komisi DPRD Paser gali informasi ke kementerian lingkungan hidup dan Kehutanan pada kamis (06/02)      Rombongangan dipimpin oleh H. Abdullah, SE, yang merupakan Wakil Ketua DPRD paser dan diikuti oleh Hendrawan putra, Supian,  rahmadi,  Ramli S. Sakabakti ,  eva sanjaya, noveri amelia parmischa,  Fahmi Fadli dan Ahmad Rafi'i . dilantai 1punrombongan disambut hangat oleh kasubit perencanaan pengelolaan kawasan konservasi Ratna hendratmoko di ruang rapat dirjen KSDE block 1 lantai 8.     Dikesempatan itu H. Abdullah mengatakan "terkait encleve cagar alam di kabupaten paser kami menyampaikan kondisi terkini tentang CA teluk adang dan teluk apar antara lain pemukiman,   tanah garapan berupa sawah, kebun, pelabuhan dan tambak. Adanya lokasi lokasi transmigrasi dan eksodus dari masyarakat sulawesi selatan membuka lahan tambak di dalam kawasan sebelum penetapan kawasan konservasi,  data kawasan kk belum dapat di sampaikan, dugaan telah adanya surat keterangan tanah (SKT) dan sertifikat tanah yang beberapa masyarakat memiliki, dan pada tahun 2014 telah adanya identifikasi lokasi enclave dengan sasaran desa yang ada berada di kawasan cagar alam diantaranya 11 desa di teluk adang dan 5 desa di teluk apar namun sampe tahun 2016 sekarang belum tahu prosesnya sampai dimana dan yang di kewatirkan terjadi komflik dengan masyarakat tentang cagar alam ini dan jika di biarkan berlarut larut setiap kali reses per dapil masyarakat selalu mempertanyakan masalah CA ini dan yang terakhir mengusulkan agar pemukiman dan tanah garapan yg berada di CA teluk adang dan apar di keluarkan. Hal senada juga disampaikan Hendrawan putra terkait cagar alam yang ada di kabupaten paser kami mendapatkan imformasi pemerintah kab. Paser bekerjasama dengan kajian dengan sumber daya pesisir di institut pertanian bogor ITB hasil kajian tersebut sampai sekarang belum di temukan titik terangnya atau kejelasan bahkan BPKH pada tahun 2016 menyiapkan untuk revisi Tapal batas konsevasi sacaga alam melalui dana APBD kami dan itulah dasar kami melakukan kajian sebai tim banggar di dprd.  Dan kami mempertanyakan juga tentang TORA sudah sampai mana untuk wilayah kaltim khususnya kabupaten paser ini.  Ratna hendratmoko memberikan tanggapan" ada 3 aspek sistem ekologi berkelanjutan yaitu aspek ekologi, sosial dan ekonomi pada tahun 2015 dan 2019 yg berlanjut maka dari pihak kementrian LHKN sudah berusaha memberikan ruang kelola dan solusi dengan 3 aspek tersebut di dalama CA ini tersebut  untuk lebih jelas menindak lanjutin permasalah enclave cagar alam ke ditjen PKTL KLHK untuk mengetahui progres terkait identifikasi lokasi enclave tindak lanjut enclave dengan sasaran di desa desa yang di dalam kawasan enclave Cagar alam yang berada di teluk adang dan teluk apar dan juga dari biro humas akan mempasilitasi pertemuan ini dengan Bagian PKTL bersama ditjen KASDA Jelasnya.(humasanggi)


TAG ,

Tinggalkan Komentar