images

Jejak Langkah 2 Ulama’ Sutradara dari Sigit Ariansyah diputar dalam agenda Nonton Bareng di Gedung Awamangkuru

Tana Paser, Film ‘Jejak Langkah 2 Ulama’ Sutradara dari Sigit Ariansyah diputar dalam agenda Nonton Bareng di Gedung Awamangkuru, Jum’at (9/9). Mengundang Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kepala SKPD, Camat, Ketua MUI serta Pimpinan Cabang NU dan Muhammadiyah di kabupaten Paser, Film yang berdurasi 2,5 jam ini mengangkat kisah perjalanan dua orang tokoh pendiri ormas keagamaan terbesar di Indonesia (Muhammadiyah dan NU), KH Ahmad Dahlan dan KH Hasyim Asy’ari. Kader NU Hendra wahyudi yang juga menjabat Ketua DPRD Kab. Paser mengungkapkan apresiasinya kepada film ‘Jejak Langkah 2 Ulama’, mengembalikan kisah sejarah 2 ormas islam yang sebenarnya selalu berdampingan. Meskipun menurutnya memiliki perbedaan dalam berdakwah, namun memiliki banyak persamaan. “Orang selalu membicarakan perbedaannya NU dan Muhammadiyah saja, harusnya yang terpenting kita junjung adalah persamaannya,” tambahnya. Film ini mengusung semboyan memahami perbedaan dan menjunjung persamaan sebagai landasan dasar merekatkan bangsa Indonesia satu tanah air tumpah darah Indonesia. Yang mana Kedua tokoh sama-sama pernah bermukim di Makkah Al-Mukaramah. Ulama besar Indonesia Syech Ahmad Khatib Al-Minangkabawi Imam Masjidil haram dengan mahzab syafii pernah menjadi guru keduanya di Tanah suci. Yang berbeda hanya dari sasaran medan dakwah yang mereka jalani, Jika KH Ahmad Dahlan berdakwah dikaum perkotaan dari bidang pendidikan, sementara KH Hasyim Asyari di pedesaan kepada masyarakat petani. Film ini sendiri diketahui merupakan karya kolaborasi antara Lembaga Seni Budaya dan Olahraga (LSBO) Muhammadiyah dengan Pondok Pesantren Tebuireng, jombang. Dan diakhir acara ditutup dengan lelang Buku “ Mahakarya Hadratus Syaikh KH. Hasyim Asy’ari dan uang yang terkumpul seluruhnya di sumbangan ke pembangunan pondok pesatren yang berlokasi di Samarinda. (humasjefry)


TAG

Tinggalkan Komentar