images

Komisi Dua DPRD Paser Dukung Guru Inklusi Di Kabupaten Paser dapatkan Formasi PPPk tahun ini.

TANA PASER, Komisi Dua DPRD Kabupaten Paser menggelar Rapat dengar Pendapat Dengan OPD ( Diknas, BKSDM ) dan Para kelompok Kerja Guru Inklusi Se Kabupaten Paser terkait Aspirasi Para Kelompok Guru ini. diruang Bapekat DPRD Paser, 8 / 11 / 2022. RDP dipimpin Wakil Ketua DPRD Paser Fadli Imawan juga Ketua Komisi 2 Ikhwan Antasari, Abdul Azis, Elly Ermayanti, Yaerus Pawe. Dijelaskan Ridwan salah seorang guru Inklusi, bahwa Inklusi adalah suatu kegiatan Belajar mengajar Anak Anak yang didalam kelas tersebut terdapat siswa yang berkebutuhan Khusus seperti Autis, Tuna rungu, Tuna Daksa dan lainnya, dan biasa namun tetap dalam Pengawasan lebih oleh guru gurunya. Secara bergantian para guru inklusi ini membeberkan Kondisi mereka yang Rata Rata Guru Honorer yang mempertanyakan kepada Pihak BKSDM terkait Jumlah Formasi Penerimaan pada seleksi CPPPK, dan mereka Juga memaparkan Kondisi sarana tempat dimana tempat mereka bekerja yang Fasilitas nya apa adanya, dan mereka merasa di perlakukan berbeda dengan Guru biasa. Ketua Komisi Dua Ikhwan Antasari angkat bicara dalam hal ini " Ya kami pada hari ini mendapatkan pencerahan terkhusus kami dari Komisi Dua yang Membidangi Bidang Pendidikan. ya kami sangat memahami betapa beratnya tugas bapak dan ibu pengajar Inklusi ini, kita mendidik anak yang biasa saja sangat memerlukan Kesabaran yang luar biasa, apalagi bapak dan ibu yang mendidik anak anak yang berkebutuhan Khusus, jadi pada Intinya bapak bapak dan Ibu Ibu sekalian bahwa negara sangat Memperhatikan anak anak yang berkebutuhan khusus yang mana banyak tempat prasarana yang menyediakan tempat bagi mereka yang berkebutuhan khusus. Nah begitupun dengan bapak dan ibu pengajar Inklusi, seharusnya tidak ada lagi pembedaan dengan guru lainnya. Dan semua ini akan menjadi PR yang akan segera kami kerjakan, kami akan ketingkat pusat sana untuk mencari solusi supaya Posisi bapak dan ibu sama dengan Pengajar Lainnya, baik dari jam pembelajaran dan lain lainnya, juga Formasi untuk PPPK bapak dan ibu ibu, kami berharap terkait Formasi PPPK ini Agar Pihak BKSDM Kabupaten Paser segera mencarikan Solusi, kami juga akan Ke Provinsi Dan Pusat terkait Hal ini, kami akan coba cari solusi lewat Jalur Politik Karena kami Punya relasi Relasi yang ada di DPR RI sana untuk mencari titik temu dari persoalan ini. Sekali lagi kami meminta agar Guru - Guru Inklusi ini mendapatkan perlakuan dan fasilitas yang sama dengan Guru lain, dan mereka bisa masuk dalam Formasi PPPK pada saat ini " tutup Mantan Ketua DPRD Paser ini. (humasisma)


TAG

Tinggalkan Komentar