images

Komisi Gabungan DPRD Paser Gelar RDP terkait keluhan warga Kecamatan Batu Sopang

Tana Paser - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Paser menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) gabungan komisi dengan PT. Kideco Jaya Agung dan OPD terkait. Ketua Komisi II DPRD Paser, Ikhwan Antasari memimpin rapat didampingi Asisten Ekonomi dan Pembangunan Adi Maulana serta Kepala Bagian Fasilitasi, Pengawasan dan Penganggaran Muhammad Iskandar Zulkarnain yang berlangsung di Ruang Rapat Bapekat DPRD Paser, Kamis (18/8/2022). Ikhwan Antasari menyampaikan, dalam RDP gabungan tersebut membahas mengenai penanganan infrastruktur di Kabupten Paser utamanya di Kecamatan Batu Sopang. "Ada beberapa aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui teman-teman anggota DPRD yang berasal dari daerah pemilihan (dapil) 2 mengenai masalah air bersih di Kecamatan Batu Sopang," terangnya. Dalam hal ini, PT. Kideco Jaya Agung berinsiatif menghadirkan fasilitas layanan air bersih dengan cakupan yang lebih besar bagi masyarakat di Kecamatan Batu Sopang dengan pola kemitraan dengan Pemda Paser, khususnya kelanjutan pembangunan fasilitas pengolahan air bersih di Sungai Setiu. Namun ada 2 (dua) syarat yang diajukan PT. Kideco untuk kemitraan tersebut yaitu meliputi kepastian aspek hukum dan meminta Pemda Paser agar mempersiapkan dokumen teknis agar pihak perusahaan melakukan pembiayaan. "Kami dari DPRD Paser meminta Pemkab Paser agar segera memenuhi dua syarat yang diminta oleh pihak PT.  Kideco Jaya Agung dalam waktu yang tidak terlalu lama," jelas Ikhwan. Selain itu juga ada fasilitas tata kelola jalan jalur 2 di Kecamatan Batu Sopang yang hingga saat ini belum tersentuh oleh kegiatan pembiayaan APBN. Hal itu dikarenakan saat ini belum terjadi proses penyerahan aset dari Pemda Paser kepada BPJN sehingga penanganan kondisi jalan belum jelas siapa penanggung jawabnya. "Tadi kami sudah konfirmasi bahwasanya dari Pemda Paser sudah menyerahkan, kemungkinan belum di proses oleh BPJN. Jadi ini menjadi komitmen bersama, Pemda akan menanyakan kembali ke BPJN mengenai hal tersebut," urainya. Jika memang sudah ada penyerahan aset, sambung Ikhwan maka dari pihak Balai Penanganan Jalan Nasional (BPJN) akan melaksanakan pengerjaan yang ada di poros 2 jalur Batu Sopang. Selanjutnya permintaan dari masyarakat di Batu Sopang yaitu kebutuhan fasilitas infrastruktur layanan pendidikan dasar di wilayah Batu Kajang, yang dinilai sangat mendesak untuk dilakukan pembenahan. Seperti penambahan fasilitas di SDN 13 Batu Sopang yang over kapasitas mencapai 800 siswa, dan SMPN 1 Batu Sopang mencapai 600 siswa. "Kami akan terus kawal dan mendesak Pemda untuk segera menyiapkan syarat-syarat yang diminta oleh PT. Kideco serta meminta kepada OPD tehnis terkait agar bisa menambah ruang belajar mengajar atau jika perlu menambah sekolah yg baru," tutupnya. Sementara itu, Senior Manager ESR PT. Kideco Jaya Agung Suriyanto menyampaikan dalam hal pihak perusahaan siap membantu Pemda Paser. "Kideco siap membantu Pemda, cuman hal-hal yang terkait aspek hukum dan teknisnya tolong disampaikan ke kami statusnya seperti apa, sehingga kami bisa mengakumulasikan apa yang menjadi keinginan Kideco dan mitra, begitupun dari Pemda," terangnya. Yang terpenting saat ini, PT. Kideco akan berfokus pada penyiapan fasilitas pengelolaan air bersih bagi warga Kecamatan Batu Sopang. Suriyanto menambahkan, sejauh ini pemerintah kecamatan dan desa intens melakukan pengajuan untuk melakukan peningkatan kapasitas air bersih. "Berkaitan dengan pengembangan dan lain sebagainya, kita hubungkan dengan pemerintah. Kemungkinan anggaran dari Pemda terbatas sehingga tidak bisa mencover semuanya, jadi kami mencoba masuk dari aspek itu untuk membantu," tutupnya. Pada rapat ini dihadiri beberapa anggota DPRD Paser gabungan komisi1, 2 dan 3, Kepala OPD serta perwakilan OPD terkait, PPK BPJN wilayah Kuaro- Batu Aji, serta 3 kepala desa yg berada di Kecamatan Batu Sopang. (HUMAS-Agus_Zul)


TAG

Tinggalkan Komentar