images

Komisi I RDP terkait kepemilikan lahan atas tanah ulayat adat Sambu yang berada di Desa Rantau Panjang

TANA PASER- Surat permintaan Hearing terkait kepemilikan lahan atas tanah ulayat adat Sambu yang berada di Desa Rantau Panjang, menjadi dasar Komisi I DPRD Kabupaten Paser menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP). Kamis,(1/4) bertempat di Ruang Bapekat DPRD Kab.Paser Rapat di pimpin Hendrawan Putra selaku Ketua Komisi I di dampingi anggota Komisi I Aji Muhammad Jarnawi dan Hamransyah, turut hadir Plt Asisten Pemerintahan Hulaimi, Kepala Staf Kodim, Kabag Ops Polres Paser, Pengadilan Negeri Tanah Grogot, Camat Tanah Grogot dan Kesbangpol, Lembaga ADAT Paser (LAP) dan Lembaga Adat Dayak Paser beserta masyarakat Desa Rantau Panjang , Adapun titik permasalah lahan ini sudah lama dan penyelesaian ini sudah melalui Pengadilan Adat tetapi dianggap sepihak. Pemohon hearing dengan DPRD Kab. Paser yaitu pihak H. Nordin. "Kami dari Komisi I DPRD Paser mengharapkan persoalan ini segera selesai dan tidak berlarut-larut . Jarnawi selain menjadi Anggota DPRD Juga sebagai Sultan Paser memberikan pandangan bahwa kita harus mengadakan Musyawarah Mufakat agar sama – sama mendapatkan titik temu sehingga tidak ada pihak yang dirugikan dan Alhamdulilah telah ada kesepakatan dari pihak yang berkonflik dan setuju untuk melimpahkan Ke pihak Kesultanan Paser" jelasnya. Hamransyah juga menjelaskan bahwa sebaiknya kita menyelesaikan secara kepala dingin dan duduk bersama karena ini sudah berlarut – larut dan tak kunjung mendapat kan hasil. Jarnawi berencana akan secepatnya menyelesaikan permasalahan ini dengan meminta pihak DPRD Paser untuk dapat memfasilitasi tempat bermusyawarah. Dilanjutkan rapat kedua dengan hal yang serupa yaitu permasalahan Tapal Batas yang tidak Jelas, adanya sertifikat kepemilikan tetapi tidak bisa digunakan dan mengenai Kawasan Cagar Alam di Desa Padang Pangrapat. Kepala desa Padang pangrapat menjelaskan bahwa data Luasan Desa Padang Pangrapat tertera 2362 Hektare, dan dimanfaatkan warga 3000 Hektare pada tahun 2006, dan sampai sekarang masyarkat sudah mempunyai Sertifikat tetapi tidak bisa digunakan sebagai jaminan dikarenakan Desa Padang Pangrapat merupakan Kawasan Cagar Alam. Dokumen selanjutnya tentang PETA wilayah Padang Pangrapat yang belum ada kepastian tentang Batas – batasnya, dan menjadi Dasar pihak Desa yaitu Peta yang diterbitkan dari SK gubernur pada Tahun 1981. Hendarwan putra menjelaskan bahwa mereka disini mempertanyakan Hak dan Kepastian Hukum tentang Kepemilikan Sertifikatnya dan berharap ada kejelasan dari Pihak Pemerintah karena ini sudah ditunggu masyarakat Desa Padang Pangrapat Selama 40 tahun. Asisten Pemerintahan Hulaimi Menjelaskan bahwa sebelumnya sudah mengadakan rapat dengan Sekda dan Pihak Desa Padang pangrapat. Dengan adanya transmigrasi ini tidak mungkin ada jika tidak melalui permintaan dari Kepala desa, kedudukannya, luasnya dan batas – batasnya, yang menjadi masalah sekarang itu bahwa Peta Transmigrasi tidak ada , sehingga ada Peta yang dibuat – buat tetapi masyarakat tidak terima karena tidak sesuai dengan kondisi lapangan, dari itu kami selaku pemerintah Daerah Berharap kepada pihak Transmigrasi dan BPN untuk membuat Peta, oleh karena itu kesulitan pemerintah daerah menyelesaikan masalah ini yaitu tidak ada dasar Peta tutup hulaimi. Tentang cagar alam bahwa seluruh kewenangan ada di Pemerintah Pusat, di Kab. Paser sendiri mulai Tahun 2002 sudah mengupayakan ada 13 desa dan beberapa Dusun yang ada di Kab. Paser agar dikeluarkan dari status Cagar Alam. Pada tahun 2016 dimana melakukan Tata Batas tetapi ada permintaan dari Pusat bahwa sebelum Tata batas harus mempunyai Dokumen Tata batas Sementara sampai saat ini belum ada kepastian dan kewenangan itu berada dipihak Balai Pemantapan Kawasan Hutan (BPKH). Hendrawan menjelaskan pertemuan kali ini insyaa Allah mendapatkan titik terang dan meminta kepada seluruh stakeHolder agar berkoordinasi dan saling membantu, terkait masalah Peta sehingga adanya kejelasan status Hukum untuk masyarakat Desa Padang Pangrapat tutupnya.(humasjefry)


TAG

Tinggalkan Komentar