images

Komisi III minta Pemerintah Daerah membenahi Infrastruktur Asrama Mahasiswa yang ada diluar daerah

Tana Paser, Bertempat di Ruang Rapat Bapekat, Komisi III DPRD Kabupaten Paser menggelar Rapat dengar Pendapat dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Paser terkait pembahasan sarana dan prasarana Infrastruktur asrama pelajar dan mahasiswa Paser yang berada di luar kabupaten Paser, Kamis (27/01/2022)

Wakil Ketua Komisi III Basri  beserta anggota Budi Santoso dan Fathurrahman membuka rapat dengan Pemerintah daerah yaitu Mewakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Dinas pekerjaan umum & tata ruang (DPUTR) Kab. Paser, badan perencanaan pembangunan daerah, penelitian dan pengembangan (Bapeddalitbang)  Kab. Paser, Bagian umum, Bagian Kesejahteraan rakyat (Kesra) dan Bagian Aset.

Basri menyampaikan ditahun 2021 yang lalu DPRD Kab. Paser khususnya komisi III telah mengunjungi beberapa  asrama diantaranya asrama malang, Jogjakarta, Samarinda, Banjar baru dan Banjarmasin disana mahasiswa menyampaikan kondisi – kondisi  tentang sarana, prasarana yang meliputi fasilitas penunjang lainnya.

“ Saya melihat Asrama putra di Samarinda memang lumayan parah, Banjarmasin asramanya juga parah terlebih jika hujan maka dari itu perlunya perhatian kita semua karena menyangkut kenyamanan adik – adik kita yang menuntut ilmu di Kampung orang, “ tambah Basri.

Fatur menambahkan adanya persolana atau polemik di asrama Samarinda yang mana terdapat  sebuah bangunan rumah yang ikut tinggal di lingkungan asrama,  bangunannya pun hampir menyatu dengan asrama Putra sehingga waktu kunjungan lalu kita menjadi bingung, apakah ini masih status sewa atau hak milik Pemerintah daerah, di Asrama Banjarbaru kami juga melihat kurangnya pengamanan.

Budi santoso juga menyarankan pada dasarnya bagian umum, aset dan Kesra hendaknya secara intens melihat aset - aset kita yang ada diluar daerah sehingga bisa terpantau secara keseluruhan dan mengetahui apa saja permasalahan yang ada,  ujar politikus PDIP ini.

Sudirman Bagian Umum pemerintah daerah menjelaskan jumlah asrama yang kami tangani seluruhnya ada 14  buah, terdiri dari putra dan putri, yang mana Asrama yang berada di Amuntai Kalimantan Selatan statusnya sewa, dan asrama putra disamarinda bangunannya milik pemerintah kab. Paser hanya saja untuk Tanah masih menjadi Aset Provinsi Kalimantan Timur,  di tahun 2022 ini kita diberi anggaran sebesar 79 juta  untuk pemeliharaan, Jadi untuk biaya listrik, air, wifi, insyaa Allah terpenuhi. Saran saya sebaiknya dibentuk Tim yang mana melibatkan beberapa Bidang, seperti kesra yang menangani Kemahasiswaan dan bagian Umum yang menangani sarana dan prasarananya.

Kami sempat mendampingi kunjungan DPRD meninjau asrama yang ada  Banjarmasin, disana penanganan asrama diurus langsung oleh mahasiswa, dan kami meminta daftar laporan inventarisasi yang tujuannya agar mengetahui apa saja yang menjadi aset daerah yang ada diasrama tersebut dan Bupati pernah menyampaikan sangat mendukung pemeliharaan dan memprioritaskan asrama – asrama ini karena mereka nanti akan mengharumkan nama kabupaten paser Ujar Ahmad Setiadi yang mewakili asisten perekonomian dan pembangunan menambahkan.

Dipenghujung rapat Komisi III DPRD kab. Paser sangat berharap dengan pemerintah agar bisa mengalokasikan dana untuk perbaikan asrama – asrama di anggaran perubahan nanti sehingga penanganan infrastruktur asrama bisa segera di perbaiki dan kami pun sepakat untuk internal pemerintah kabupaten membuat Tim untuk pengelolaan asrama sehingga apa yang menjadi Aset pemerintah daerah bisa di jaga dengan baik tutup basri.(HumasJefri)


TAG

Tinggalkan Komentar