Peringatan Hari Santri menjadi momen istimewa bagi Anggota DPRD Kabupaten Paser, Zulfikar YuslisKatin. Alumni Pondok Pesantren Al Ihsan yang pernah menimba ilmu selama 12 tahun itu kembali hadir dalam Tabligh Akbar, zikir, dan istigasah yang digelar di halaman Ponpes Al Ihsan, Desa Senaken, Kecamatan Tanah Grogot, Rabu (21/10/2026) malam.
Kehadirannya bukan sekadar menghadiri kegiatan keagamaan, tetapi juga menjadi ajang bernostalgia dengan lingkungan pesantren yang pernah menjadi bagian penting dalam perjalanan hidupnya.
Zulfikar mengatakan, pengalaman panjang sebagai santri menjadi salah satu landasan baginya untuk memperjuangkan Peraturan Daerah (Perda) tentang Pondok Pesantren.
“Semangat dan pengalaman selama menjadi santri menjadi salah satu hal yang mendasari kami dalam memperjuangkan Perda Pondok Pesantren. Semoga ke depan, keberadaan pesantren semakin mendapat perhatian dan dukungan, sehingga dapat terus berkembang serta berperan dalam mencetak generasi yang berilmu dan berakhlak mulia,” ujar anggota DPRD yang juga dikenal sebagai Panglima Santri tersebut.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan zikir dan istigasah. Acara juga dimeriahkan penampilan dai dari Ponpes Al Ihsan yang beberapa pekan lalu mewakili pesantren dalam ajang MTQ di Semarang, sebelum ditutup dengan ceramah agama oleh KH Maslehan.
Tabligh Akbar tersebut turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, tokoh masyarakat, para undangan, serta ribuan santri yang memadati lokasi kegiatan.(humas dprd)
Edwin Santoso Hadiri Pagelaran Seni GSMS dan Pengukuhan Pengurus PERPEDAYAK Paser


