Komisi II DPRD Kabupaten Paser menggelar rapat kerja bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mitra kerja, diantara yang hadir adalah OPD Dinas Pemadam dan Kebakaran, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta instansi vertikal yaitu Kementerian Agama Kab. Paser, Selasa (3/2/2026).
Rapat ini digelar sebagai bagian dari evaluasi menyeluruh terhadap proses bisnis dan isu strategis yang dihadapi semua mitra kerja Komisi II tersebut.
Rapat berlangsung di ruang rapat Bapekat DPRD Paser dan dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi II Basri M. Didampingi Sekretaris Komisi II Lasminah, serta anggota Komisi II, antara lain M Nasir, Agus Santosa, Acong Asfiyek, Nurhayati dan Regina Fabiola.
Komisi II DPRD Paser membahas isu krusial secara mendalam. Di antaranya proses bisnis OPD yang hadir, evaluasi kinerja, serapan anggaran 2025 serta isu-isu strategis yang berdampak langsung terhadap pelayanan kepada masyarakat.
Komisi II menilai bahwa tata kelola yang baik akan berkontribusi signifikan terhadap peningkatan mutu layanan kepada masyarakat Paser.
Setiap anggota Komisi II yang hadir satu persatu dan secara bergantian mencecar pertanyaan kepada setiap perwakilan OPD dalam rapat kerja tersebut.
Salah satu persoalan utama yang mengemuka disetiap OPD adalah masih kurangnya sarana dan prasarana baik itu alat kerja maupun tenaga SDM (Sumber Daya Manusia) yang masih dirasa sangat kurang sehingga berdampak pada kinerja setiap OPD yang hadir.
Di sisi lain, rapat juga membahas isu strategis yang tengah dihadapi OPD, mulai dari tantangan dalam pelayanan langsung ke masyarakat, peningkatan kebutuhan masyarakat, hingga keterbatasan yang masih menjadi pekerjaan rumah bersama.Kondisi ini dinilai perlu mendapatkan perhatian serius dari pemerintah daerah.
“Rapat ini menjadi forum strategis untuk menggali persoalan yang ada dan mencari solusi bersama. Kami di DPRD Paser, khususnya Komisi II berkomitmen untuk terus memantau dan mendorong peningkatan pelayanan masyarakat di Kabupaten Paser,” ujar Basri.
Selain mengevaluasi kinerja, Komisi II juga mendorong adanya peningkatan kualitas pelayanan, melalui pengembangan fasilitas, penguatan kapasitas SDM, serta penerapan teknologi informasi dalam pelayanan. Langkah ini dipandang penting dalam menghadapi dinamika kebutuhan di dalam masyarakat yang terus berkembang.(humas DPRD)



